Sabtu, 03 Februari 2018

BMKG Ingatkan Warga Waspada Dampak Gerhana Bulan Total

liputanfaktual.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa Fenomena langka “super blue blood moon” yang bertepatan dengan gerhana bulan total akan terjadi nanti malam, Rabu tiga puluh satu Januari bisa menyebabkan air laut surut dan pasang,
Kepala Tubuh Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta warga tetap waspada terhadap tinggi pasang maksimum yang diperkirakan bisa mencapai 1,5 meter lantaran gravitasi bulan dengan matahari.

Super blue blood moon juga bisa mengakibatkan surut minimum antara seratus – 110 cm yang bakal terjadi pada 30 Januari – 1 Februari 2018. Fenomena pasang surut berlaku untuk wilayah pesisir; Sumatera Utara, Barat, Sumatera Barat, Selatan Lampung, utara Jakarta, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.

“Tidak rendah pasang maksimum ini bakal berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan,” kata Dwikorita, seperti diturunkan situs resmi BMKG.

NASA menyebut Indonesia menjadi salah satu lokasi terbaik untuk mengamati peristiwa yang 1 ini. Mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, semua warga Indonesia berkesempatan untuk melihat peristiwa langka yang terjadi pada satu-satunya satelit alami milik Bumi kita ini.

Seperti diturunkan dari Dailystar, Gerhana bulan total pada 31 Januari akan menjadi kejadian pertama yang bertepatan dengan Bluemoon dalam lebih dari seratus lima puluh tahun.

Selama gerhana bulan, garis Bumi di antara Mentari dan bulan, menghalangi cahaya yang menyentuh permukaan bulan. Selama gerhana total, munculnya warna merah darah atau oranye disebabkan oleh bayangan Bumi bakal berada di atas bulan dan Para astronom menyebutnya sebagai Bulan purnama perigee, namun sepertinya kini lebih akrab disebut sebagai Supermoon. Ya, gerhana Bulan total 31 Januari 2018 mendatang bakal bertepatan dengan peristiwa Supermoon!

Supermoon 31 Januari 2018 bakal membawa Bulan berada pada jarak sekitar tiga ratus enam puluh ribu kilometer jauhnya dari Bumi. Perihal tersebut bakal membuat Bulan tampak dengan diameter sudut sebesar 33’09”, cukup gede bila dibandingkan Bulan purnama yang terjadi pada biasanya.
Sebab jalur orbit Bulan saat mengelilingi Bumi tak melingkar sempurna, supermoon sendiri bisa terjadi Tersebut artinya, Bulan bisa saja berada ada jarak terdekat dan terjauh dengan Bumi. Bila itik terdekat Bulan dengan Bumi disebut perigee, maka titik terjauhnya disebut apogee.

Bitcoin Ambruk ke 9000 Dollar

kolomaktual.com (News) – Bitcoin turun ke level terendah 9.000 dolar dalam perdagangan volatile hari Kamis, setelah kehilangan lebih dari seperlima nilainya sejak mencapai level tertinggi sepanjang masa pada 11.395 dolar pada hari sebelumnya.

Kriptocurrency itu turun 8 persen pada hari Kamis di bursa Bitstamp yang berbasis di Luksemburg untuk mencapai persis 9.000 dolar, menandai jatuhnya lebih dari 2.000 dolar dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kemudian naik tipis untuk diperdagangkan pada kisaran 9.400 dolar pada jam berikutnya, masih turun kira-kira 4 persen pada hari itu.

Mengutip dari Antaranews, salah satu pengamat pasar menganggap penurunan tersebut untuk meredam pertukaran bitcoin dan lonjakan harga yang sangat tinggi akhir-akhir ini.
“Tentu beberapa pedagang bitcoin awal mengambil beberapa keuntungan dari meja,” kata Charles Hayter, pendiri CryptoCompare.com.

“Volatilitas ada di pasaran saat ini dan itu berarti pergerakan positif dan negatif.”
Penurunan terbaru telah membuat kenaikan astronomi untuk kripto dalam beberapa bulan terakhir – bitcoin naik hampir 1.100 persen dalam tahun ini hingga hari Rabu. Pada pukul 1500 GMT pada hari Kamis, masih naik sekitar 880 persen.

Kenaikan tersebut didorong oleh tanda-tanda bahwa mata uang digital perlahan mendapatkan daya tarik di dunia investasi arus utama, dan juga dengan meningkatnya kesadaran.

Dalam seminggu terakhir, pencarian “bitcoin” pada mesin pencari Google telah melampaui penelusuran untuk “Trump” untuk pertama kalinya, data dari Google menunjukkan, meskipun Presiden AS Donald Trump telah menonjol dalam berita minggu ini.

Beberapa bursa besar termasuk Nasdaq, CBOE Holdings dan CME Group – bursa derivatif terbesar di dunia – mengatakan bahwa mereka berencana memberikan kontrak berjangka berdasarkan bitcoin.
Beberapa investor mengatakan bahwa pengembangan semacam itu dapat mendorong mereka untuk menambahkan mata uang digital ke portofolio mereka.

Pada bulan Oktober, CEO Goldman Sachs Lloyd Blankfein mengatakan bahwa dia tetap berpikiran terbuka terhadap bitcoin menyusul laporan media bahwa bank investasi sedang menjajaki operasi perdagangan baru yang didedikasikan untuk kriptocurrencies.

Pendakian cepat Bitcoin telah memicu peringatan dari arus investor terkemuka yang sampai ke wilayah gelembung, sementara deputi gubernur bank sentral Inggris (Bank of England) pada hari Rabu mengatakan bahwa investor harus “melakukan pekerjaan rumah mereka” sebelum melakukan investasi dalam mata uang digital, demikian dilaporkan Reuters.